Komunikasi Visual - perbedaan visual manusia dengan visual hewan
Nama: Calista Nadhifa Herlayra
NPM: 10821198
Kelas: 3MA04
Visual Manusia
- Cara Kerja Visual Manusia
Saat memustkan perhatian pada objek yang dekat maupun jauh, mata menyesuaikannya pada jumlah cahata yang masuk. Ketika cahaya mengenai sinyal saraf akan terbentuk dan dikirim ke otak untuk memberikan pesan tentang keberadaan cahaya dan kekuatan cahaya. Lalu, otak akan mengirim balik sinyal dan memerintahkan sejauhmana otot disekitar iris harus mengerut. Ketika kekuatan cahaya bertambah, iris akan mengecil untuk mengurangi cahaya yang masuk ke mata.
Bagian mata lainnya yang bekerja bersamaan dengan struktur ini adalah lensa. Lensa bertugas untuk memfokuskan cahaya yang masuk pada mata di lapisan retina di bagian belakang mata. Karena otot-otot disekeliling lensa cahaya yang datang ke mata dari berbagai sudut dan jarak berbeda dapat selalu difokuskan ke retina.
Secara singkat cara kerja visual manusia:
- Cahaya memantulkan objek dan terhantar pada garis lurus menuju mata
- Cahaya masuk melalui kornea melalui pupil dan diteruskan ke lensa mata
- Kornea dan lensa membelokkan atau membiaskan cahaya agar difokuskan ke retina
- Sel fotoreseptor pada retina akan mengirimkan cahaya menjadi gelombang elektrik
- Gelombang elektrik mengalir melalui saraf optik menuju otak
- Otak akan memproses sinyal-sinyal tersebut menjadi sebuah bayangan
- Kelemahan/kekurangan Kerja Visual Manusia
- Titik Buta (blind spot): di titik buta ini tidak ada sel-sel pengindraan cahaya, sehingga objek yang jatuh pada titik buta mungkin tidak akan terlihat.
- Keterbatan resolusi: walaupun mata manusia mampu menghasilak gambar dengan resolusi tinggi namun adanya keterbatasan pada resolusi detailnya. Seperti tidak dapat melihat objek yang sangat kecil atau jarak jauh dengan jelas tanpa bantuan alat optik yaitu kacamata.
- Rentan terhadap penyakit dan gangguan: mata manusia rentan dengan berbagai penyakit dan gangguan mata. Seperti rabun jauh, rabun dekat, katarak, dan lain-lain. Gangguan ini dapat mempengaruhi kemampuan kita untuk melihat dengan jelas dan memerlukan perawatan medis atau bantuan alat optik.
Visual Hewan (kucing)
- Cara Kerja Visual Kucing
Meskipun mata kucing relatif kecil, tetapi memiliki bidang pandang yang luas. Kucing memiliki kemampuan untuk melihat sehingga 200 derajat dibandingkan manusia yang hanya sekitar 180 derajat. Pada kucing terdapat kerucut dan batang dalam struktur mata kucing juga dikenal sebagai "fotoreseptor" yang bekerja sama untuk memungkinkan kucing dapat melihat sekitarnya. Kerucut mendeteksi warna dan membantu penglihatan pada siang hari, sedangkan batang mendeteksi gerakan dan cahaya. Pada fotoreseptor ada pada semua mamalia yang letaknya berada di retina, yaitu lapisan pengindraan cahaya di mata. Karena kucing memiliki sedikit sel kerucut di matanya dibandingkan manusia, mereka tidak dapat melihat rentang warna yang sama persis dengan yang manusia lihat.
Kucing memiliki kemampuan melihat yang lebih unggul dalam kegelapan. Batang kucing sensitif terhadap cahaya redup dan akibatnya kucing hanya membutuhkan seperenam jumlah cahaya yang dibutuhkan manusia untuk melihat apa yang ada di skitarnya. Diperkirakan agar kucing bisa melihat di malam hari, sel-sel di dalam tapetum yang ada dibelakang retina kucing bertindak sebagai cermin untuk memantulkan cahaya yang lewat diantara batang dan kerucut di mata kucing. Inilah sebabnya mengapa mata kucing akan tampak bersinar dalam gelap.
- Kelemahan/kekurangan Kerja Visual Kucing
- Keterbatasan dalam penglihatan warna: kucing memiliki penglihatan warna yang terbatas karena kucing memiliki lebih sedikit kerucut untuk membentuk persepsi warna.
- Keterbatasan akomodasi untuk objek dekat: yaitu kemampuan mata untuk menyesuaikan fokusnya pada objek yang berbeda jarak. Terutama ketika kucing menua.
- Rentan terhadap penyakit dan gangguan mata: mata kucing juga rentan terhadap penyakit dan gangguan. Seperti infeksi mata, katarak, degenerasi retina, dan lain-lain. Kucing yang terkena penyakit atau gangguan mata mungkin mengalami gangguan penglihatan atau bahkan kebutaan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan.
- Titik buta (blind spot): di titik buta ini, objek mungkin tidak terlihat dengan jelas atau bahkan tidak terlihat sama sekali.
Komentar
Posting Komentar